Coaching Program Promokes

Promosi Kesehatan adalah program untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan bagi masyarakat. Program ini dulu dikenal sebagai PKM-PSM (penyuluhan kesehatan masyarakat dan peran serta masyarakat). Sejak tahun 2000an kegiatan-kegiatan puskesmas kemudian ditata dan Promosi Kesehatan adalah merupakan bagian besar yang mencakup program-program yang merubah mindset dan perilaku masyarakat untuk menjadi masyarakat sehat.

Ada 3 kegiatan utama di Promosi Kesehatan :

  1. Peningkatan Kemandirian UKBM
  2. Promosi PHBS
  3. Pembinaan Desa Siaga

Peningkatan Kemandirian UKBM

UKBM (Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat) adalah kegiatan di masyarakat yang mendukung atau didasari oleh kesehatan. UKBM yang paling terkenal tentu saja adalah posyandyu. UKBM lainnya yang dikembangkan di Puskesmas Kraksaan ini adalah :

  1. Pos Kesehatan Desa
  2. Pondok Bersalin Desa
  3. Posyandu Lansia
  4. Saka Bhakti Husada

Yang tidak dikembangkan sebenarnya masih banyak : Tanaman Obat Keluarga (TOGA), Poskestren, Dana Sehat dll.

Peningkatan Kemandirian UKBM bisa dibagi lagi menjadi kegiatan :

  1. Telaah Kemandirian UKBM
  2. Intervensi Peningkatan Kemandirian UKBM.

Posyandu

imageDalam Kalakarya yang dilaksanakan tanggal 9 April 2013 lalu didapatkan bahwa Posyandu di Kecamatan Kraksaan terdapat 74 Posyandu yang dalam strata terbagi sebagai berikut : 19 Purnama (26%) dan 55 Madya (74%) ini tentu saja belum mencukupi. Karena itu harus ada peningkatan yang cukup berarti untuk mencapai 50% Posyandu berada dalam strata Purnama dan Mandiri (Posyandu PURI).

Untuk sampai kesana kami harus punya 37 posyandu Purnama. Kalau dilihat sekarang sudah punya 19 maka 18 lagi yang harus dibina untuk meningkat menjadi PURI.

Jenis penilaian yang diterapkan dalam Telaah Posyandu dari dulu ada sedikitnya 2 macam.

  • ARRIF, telaah yang setiap hurufnya adalah merupakan singkatan dari kegiatan penilaian.
  • Telaah Posyandu 100 poin a la Jawa Timur. Ini juga berupa penilaian tapi dengan menggunakan poin yang jumlahnya ada 100. Sekarang semua diwajibkan menggunakan cara telaah ini.

Cara ARRIF.

Peningkatan UKBM Posyandu

Perbedaan yang sangat menyolok dari ARRIF dan 100 poin adalah dalam intervensi. ARRIF mempunyai cara intervensi yang lebih tersusun dan sesuai dengan penilaian (telaah)-nya. Sementara di 100 poin asal sesuai range poinnya akan masuk dalam stratanya seperti di bawah ini :

  • Pratama : Nilai Skor < 60 poin
  • Madya : Nilai skor 61-74 poin
  • Purnama : 75-94 poin dan
  • Mandiri : 95-100 poin.

Penilaian ini meliputi indikator sebagai berikut

  1. Kelembagaan Posyandu
    1. SK Posyandu
    2. Struktur Organisasi
  2. Pengelolaan Posyandu
    1. Input
      1. Dokumen (Rencana Kerja Rutin, Jadwal Kegiatan, Pembagian Tugas Kader, Rencana Menu PMT)
      2. Sarana Prasarana (Sarana perlengkapan : meja kursi, dacin, timbangan injak dll, Paket pertolongan gizi, Sarana Administrasi, Sarana Penyuluhan)
      3. Dukungan Dana
      4. Tenaga baik kader maupun kader aktif.
    2. Proses
      1. Frekwensi buka
      2. Kegiatan oleh kader
      3. Pencatatan Bumil Risti
      4. Kegiatan Penyuluhan
      5. Rujukan balita sakit
      6. Pertemuan Pasca Pelayanan
      7. Pencatatan Kegiatan Imunisasi
    3. Output
      1. Penyajian data di Posyandu (Balok SKDN)
      2. D/S
      3. N/D
      4. Bayi dengan imunisasi lengkap
      5. Bumil terdaftar
      6. Bumil risti
      7. Jumlah PUS bukan KB Aktif
      8. Program tambahan (BKB, PAUD, Kesehatan Lingkungan, TBC)

Untuk menilai apakah posyandu dapat dikatakan sebagai PURI maka harus mendapatkan masing2 poin dari kriteria diatas. Jadi pada posyandu yang Purnama misalnya bisa punya kader hanya 3 tapi mendapat nilai yang mencukupi untuk purnama. Sedangkan dengan metode ARRIF berlaku semacam prasyarat sehingga bila kader masih 4 belum bisa masuk ke Madya. Sisi baiknya adalah pembagian kerja akan lebih ringan bila dikerjakan lebih banyak kader dan dari sisi pembina lebih jelas dalam intervensi. Untuk meningkatkan posyandu pratama menjadi posyandu madya diperlukan pelatihan kader untuk mencukupi jumlahnya menjadi 5 per posyandu. Ini adalah salah satu perbedaan 2 metode pengukuran ini. Jadi untuk melaksanakan kegiatan peningkatan kemandirian di Posyandu harus bisa melakukan sendiri pentahapan.

Inovasi

Untuk melaksanakan intervensi Posyandu Madya menjadi Purnama di Kecamatan Kraksaan ini terpaksa harus sedikit ngambil jalan-jalan yang beda. Hehehe .. Kalo dipaksakan melaksanakan ala ARRIF juga pasti berat.

  • Meningkatkan kemandirian 19 posyandu Purnama menjadi Mandiri
  • Meningkatkan kemandirian 55 posyandu Madya menjadi Purnama

Maka saya mencoba membuat substrata pada masing2 strata tersebut. Purnama dan Madya masing masing berjarak 20 dan 15 point. Dibuat seperti berikut :

  • Madya 1 : Nilai skor 60-64 poin
  • Madya 2 : Nilai skor 65-69 poin
  • Madya 3 : Nilai skor 70-74 poin
  • Purnama 1 : Nilai skor 75-84 poin
  • Purnama 2 : Nilai skor 85-95 poin

Sehingga bila dihitung sekarang menjadi seperti berikut masing-masing substrata :

image

Nah sekarang akan lebih mudah membuat strategi peningkatan kemandirian posyandu.

image

image

image

image

1. Pemenuhan Kecukupan Posyandu PURI

Meningkatkan 15 posyandu Madya 3 menjadi Purnama 1. Sehingga didapatkan 34 Posyandu Purnama. Masih kurang 3 lagi untuk mencapai target 37 Posyandu PURI. 3 Posyandu bisa diambilkan dari 3 teratas Posyandu Madya 2.

image

Untuk yang sudah mendekati 75 poin sudah cukup mudah karena hanya menambahkan 1-4 poin. 3 posyandu Madya 2 menambahkan 5 poin.

2. Mencegah penurunan Strata Posyandu

  • Meningkatkan kemandirian 17 Posyandu Purnama 1 menjadi Purnama 2
  • Meningkatkan kemandirian 16 Posyandu Madya 1 menjadi Madya 2

Dengan menggunakan 2 strategi ini tidak seluruh posyandu yang harus diperhatikan. Tetapi hanya yang krusial menyebabkan perubahan angka Posyandu PURI saja.

Selanjutnya saya menugasi mba Rum untuk membuat tabel masalah, intervensi dan bukti dilaksanakannya intervensi. Untuk kegiatan Telaah lainnya : Poskesdes, Polindes, Posyandu Lansia dan Saka Bhakti Husada akan dibuat dalam posting tersendiri.

[draguscn]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s