Niatan Awal ..

Dua minggu di @pkmkraksaan saya sudah punya gambaran mulai dari mana untuk melaksanakan kegiatan Manajemen Puskesmas Terpadu di Puskesmas Kraksaan ini.

Pertama, kegiatan manajemen puskesmas terpadu terdiri dari :

  1. Manajemen Program
    1. Manajemen Promosi Kesehatan
    2. Manajemen Penyehatan Lingkungan
    3. Manajemen Kesehatan Keluarga
    4. Manajemen Peningkatan Gizi Masyarakat
    5. Manejemen Pengendalian Penyakit
    6. Manajemen Pelaksanaan Kesehatan Khusus
      1. Kesehatan Matra
      2. Kesehatan Indera
      3. Kesehatan Jiwa
      4. Penanggulangan Keganasan dan Kecacatan
    7. Manajemen Program Pengembangan
      1. Program Perawatan Kesehatan Masyarakat
      2. Program Upaya Kesehatan Sekolah
  2. Manajemen Pelayanan
    1. Pelayanan di Rawat Jalan
      1. Loket
      2. Poli Umum
      3. Poli KIA dan KB
      4. Poli Gigi
      5. Apotek
      6. Laboratorium
    2. Pelayanan di Rawat Darurat (UGD)
    3. Pelayanan di Jejaring Puskesmas
      1. Pelayanan di Posyandu
      2. Pelayanan di Polindes dan Poskesdes
      3. Pelayanan di Pustu
  3. Manajemem Puskesmas
    1. Manajemen Sumberdaya
      1. Manajemen Personalia
      2. Manajemen Keuangan
      3. Manajemen Sarana Prasarana
      4. Manajemen Kearsipan
    2. Manajemen Operasional
      1. Perencanaan
      2. Penggerakan dan Pelaksanaan
      3. Evaluasi dan Pertanggungjawaban

Dari sekian daftar yang saya tuliskan diatas tentunya pusat perhatian saya langsung terfokus pada Manajemen Sumberdaya yang langsung terlihat beberapa kekurangannya.

  • Tenaga medis hanya saya sendirian. Ini otomatis langsung terlihat kurangnya dengan membandingkan kebutuhan tenaga yang versi apapun. Dari DSP 1990 saja puskesmas seperti @pkmkraksaan ini membutuhkan setidaknya 2-3 orang dokter yang hanya melaksanakan kegiatan fungsional. Apalagi bila mau dilihat dari kebutuhan tenaga versi IPKM yang jelas-jelas menuliskan 10 dokter. Atau versi per 2500 penduduknya statistik.
  • Tenaga Paramedis dan fungsional lainnya, selain digunakan untuk program juga menanggungjawabi program dan bendahara.
  • Penghasilan puskesmas juga tidak cukup banyak setiap bulannya, padahal yang dihandle 70.000 penduduk.
  • Sarana dan prasarana Puskesmas juga langsung kelihatan dan memang sedang diupayakan perbaikannya seperti gedung puskesmas yang terlalu kecil sehingga nampak menjadi terlalu padat. Barang-barang puskesmas yang bertumpuk-tumpuk menyulitkan menata manajemen sarpras saya rasa.
  • Kearsipan juga nampaknya amburadul. Melihat lemari arsip saja membuat saya berpikir untuk bebongkar dan bebenah.

Masih banyak sisi lainnya yang kalau segera ingin dibenahi pasti membutuhkan ekstra pemikiran. Tapi ternyata muncul juga masalah yang mengharuskan saya membagi perhatian, karena adanya P2KPUS tahun 2012 membutuhkan segera program mempunyaii penampilan data maka keharusan saya memperhatikan programpun bertambah.

Komitmen

Prioritas saya jadinya terpaksa berubah. Saya menyusun prioritas saya sendiri seperti ini.

Pertama yang menjadi perhatian saya tetap Manajemen Sumberdaya. Karena disini adalah input pelaksanaan kegiatan mengerjakan ini dengan baik mestinya 80% masalah selesai menurut Pareto. Setidaknya ini akan meringankan bentuk perhatian saya kepada unsur manajemen lainnya. Maka fokus dari sini antara lain sebagai berikut :

  • Personalia. Harus dimulai dengan mendata semua pegawai dengan job-des lamanya dan meninjau ulang hasill pekerjaannya selama tahun 2012. Setelah itu baru mulai dibuat WISN untuk melihat beban. Kemudian memeratakan beban. Berarti akan terbentuk job-des baru. Buku jaga diperluas sampai ke pelatihan, bukan hanya kenaikan gaji dan cuti yang diperhatikan tapi juga peningkatan kompetensi.
  • Finansial. Harus segera didapatkan bagaimana uang didapatkan dan dibagikan. Itu berarti meliputi pendapatan puskesmas yang asalnya merupakan kegiatan UKM dan UKP. BOK, Jamkesmas dan Jampersal serta klaim yang dilaksanakan ke Pemerintah Daerah harus benar-benar terjaga rutinitasnya dan juga mulai diupayakan untuk meningkatkan pemasukan dengan mencari dari mana pendapatan puskesmas yang belum diklaimkan. Setelah itu juga harus dilaksanakan upaya serius untuk melaksanakan pola pembagian di tiap bagian puskesmas.
  • Sarana dan Prasarana. Harus cukup jelas barang apa saja yang ada dan bagaimana pelaksanaan distribusinya. Ini meliputi sampai ke Bangunan dan Tanahnya yang juga perlu didata dan dianalisis.
  • Kearsipan. Manajemen Metode membutuhkan penyusunan SOP, dan semua Mandatory Process harus terwujud dalam tahun pertama ini.

Bersamaan dengan itu saya juga harus memperhatikan analisis hasil Program 2012 sampai terbentuk rencana tahun 2013. Rencana ini harus diperhatikan kesesuaiannya dengan BOK. Karena mendetil maka saya akan mengadakan kegiatan pembinaan Program dalam bentuk coaching. Saya akan mengurangi mengajari, tapi melihat hasil dan interpretasi untuk yang melaksanakan. Harapan saya ke depan mereka orang yang akan terus melaksanakan program yang sekarang dipegang, sebelum ditambah dengan tenaga yang lebih spesifik kualifikasinya.

Demikian niatan awal serta komitmen ini saya tulis untuk mengingatkan nanti pada saat pelaksanaan yang long-term pasti akan lupa apa saja yang pernah diberikan komitmennya.

[draguscn]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s